Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Akademi Kebidanan UMI Makassar adalah perguruan tinggi vokasi yang fokus pada bidang kebidanan, berdiri di bawah naungan Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia. Sejak awal berdirinya, institusi ini memiliki visi mulia untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui pendidikan bidan yang bermutu. Kami menyadari bahwa bidan memegang peranan kunci dalam upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia. Oleh karena itu, seluruh proses pendidikan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cakap secara klinis, tetapi juga memiliki empati dan komitmen tinggi terhadap kesehatan masyarakat.
Keunggulan akademik Akbid UMI terletak pada kurikulum berbasis kompetensi yang terus diperbarui sesuai dengan Standar Kompetensi Bidan Indonesia dan perkembangan ilmu pengetahuan. Mahasiswa dibekali dengan pembelajaran teori di kelas, praktik laboratorium yang memadai, serta praktik kerja lapangan di rumah sakit dan puskesmas mitra. Dosen-dosen kami merupakan praktisi dan akademisi berpengalaman di bidang kebidanan, kesehatan masyarakat, dan ilmu dasar. Banyak di antara mereka yang aktif dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, sehingga mahasiswa mendapatkan wawasan aplikatif yang up-to-date.
Fasilitas unggulan yang kami miliki antara lain laboratorium asuhan kebidanan, laboratorium anatomi dan fisiologi, perpustakaan dengan koleksi buku dan jurnal kesehatan, serta akses internet untuk mendukung pembelajaran daring. Kami juga memiliki pusat layanan kesehatan komunitas yang menjadi wahana praktik mahasiswa sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat sekitar. Prestasi mahasiswa di berbagai lomba tingkat nasional, seperti Lomba Karya Tulis Ilmiah dan lomba kompetensi bidan, menjadi bukti nyata kualitas pendidikan kami.
Akreditasi Program Studi D3 Kebidanan Akbid UMI saat ini adalah B berdasarkan keputusan LAM-PTKes, dan kami sedang dalam proses mempersiapkan diri menuju akreditasi unggul. Komitmen terhadap kualitas terus kami jaga melalui evaluasi kurikulum berkala, peningkatan kualifikasi dosen, serta penambahan sarana prasarana. Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah pada pendidikan, terutama di bidang kesehatan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Bergabunglah dengan Akbid UMI dan jadilah bagian dari solusi kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Sejarah
Akademi Kebidanan UMI Makassar didirikan pada tahun 2005 oleh Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI). Pendirian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan tenaga bidan terampil di wilayah Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Selatan, yang saat itu masih menghadapi tingginya angka kematian ibu dan bayi. Para tokoh pendiri, termasuk dr. H. M. Alwi Dahlan, Sp.OG., dan Ibu Hj. Sitti Rahmah, S.KM., M.Kes., melihat peluang sekaligus tantangan untuk menciptakan lembaga pendidikan bidan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan budaya lokal.
Pada awal berdirinya, Akbid UMI hanya memiliki satu program studi, yaitu D3 Kebidanan, dengan jumlah mahasiswa angkatan pertama sebanyak 45 orang. Proses belajar mengajar dilaksanakan di gedung sederhana dengan fasilitas terbatas. Namun, berkat dedikasi para dosen dan dukungan yayasan, institusi ini mampu bertahan dan berkembang pesat. Tahun 2010, Akbid UMI berhasil meraih akreditasi pertama dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan peringkat C, yang kemudian meningkat menjadi B pada tahun 2015 dan kembali memperoleh akreditasi B pada tahun 2020 dari LAM-PTKes.
Perjalanan Akbid UMI tidak lepas dari berbagai milestone penting. Tahun 2012, institusi ini membuka program pendidikan jarak jauh (PJJ) untuk bidan yang ingin meningkatkan kualifikasi. Tahun 2015, Akbid UMI menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar dan Puskesmas di wilayah Sulawesi Selatan sebagai lahan praktik mahasiswa. Tahun 2018, diresmikan gedung baru empat lantai yang dilengkapi dengan laboratorium modern dan perpustakaan digital. Sampai saat ini, Akbid UMI telah meluluskan lebih dari 3.200 alumni yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia, bahkan beberapa di antaranya bekerja di luar negeri seperti Malaysia, Arab Saudi, dan Jepang.
Pencapaian signifikan lainnya adalah pada tahun 2021, Akbid UMI dipercaya sebagai penyelenggara Uji Kompetensi Bidan Nasional oleh Kementerian Kesehatan RI, dengan tingkat kelulusan mahasiswa mencapai 92%. Tahun 2023, dua dosen Akbid UMI meraih hibah penelitian dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk penelitian tentang kesehatan ibu dan anak di daerah terpencil. Kini, Akbid UMI terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat agar dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Visi & Misi
Visi Akbid UMI Makassar adalah menjadi Akademi Kebidanan unggul di kawasan Indonesia Timur pada tahun 2030 yang menghasilkan bidan profesional, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan IPTEK, serta berdaya saing global dalam pelayanan kebidanan berbasis bukti dan kearifan lokal. Visi ini mengandung makna bahwa lulusan Akbid UMI tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral, kemampuan berpikir kritis, dan wawasan global. Untuk mewujudkannya, kami menetapkan enam misi utama yang menjadi arah gerak seluruh sivitas akademika.
Misi pertama, menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. Implementasinya terlihat dalam kurikulum yang memadukan hard skills dan soft skills, seperti asuhan kebidanan, komunikasi terapeutik, serta etika profesi. Misi kedua, mengembangkan penelitian inovatif di bidang kebidanan yang dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional. Dosen dan mahasiswa didorong untuk melakukan penelitian tentang kesehatan reproduksi, gizi ibu hamil, dan pencegahan stunting. Misi ketiga, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui program promotif dan preventif, seperti penyuluhan kesehatan ibu hamil dan pelatihan kader posyandu.
Misi keempat, membangun kemitraan strategis dengan rumah sakit, puskesmas, dan organisasi profesi untuk meningkatkan kompetensi lulusan. Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk praktik kerja lapangan, magang, dan program pertukaran mahasiswa. Misi kelima, menerapkan sistem penjaminan mutu internal secara berkelanjutan untuk memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Audit mutu internal dilakukan setiap semester, dan hasilnya digunakan untuk perbaikan proses pembelajaran. Misi keenam, mengembangkan budaya akademik yang mendorong kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan. Mahasiswa dibekali pelatihan kewirausahaan bidang kesehatan, seperti pendirian klinik bersalin mandiri. Seluruh misi ini diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang terintegrasi.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
Akademi Kebidanan UMI Makassar telah terakreditasi B untuk Program Studi D3 Kebidanan berdasarkan Keputusan LAM-PTKes Nomor 0457/LAM-PTKes/Akr/Dip/2020. Akreditasi ini merupakan pengakuan atas mutu penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang memenuhi standar nasional. Selain itu, institusi juga memiliki izin operasional dari Kementerian Kesehatan RI dan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Status akreditasi ini menjadi bukti komitmen kami dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas dan akuntabel.
Untuk menjaga dan meningkatkan mutu, Akbid UMI menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) bertugas merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengendalikan mutu di seluruh unit kerja. SPMI mencakup standar kompetensi lulusan, isi pembelajaran, proses pembelajaran, penilaian, dosen dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penelitian. Audit mutu internal dilakukan setiap tahun, dan hasilnya menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut. Kami juga secara rutin mengikuti evaluasi eksternal melalui akreditasi ulang dan asesmen lapangan oleh LAM-PTKes.
Upaya peningkatan kualitas berkelanjutan dilakukan melalui berbagai program, seperti pelatihan dosen dalam metode pembelajaran aktif, sertifikasi kompetensi bagi dosen, penambahan koleksi perpustakaan, dan peningkatan akses internet. Kami juga aktif dalam kegiatan benchmarking ke institusi pendidikan bidan terkemuka di Indonesia untuk mengadopsi praktik terbaik. Pada tahun 2023, Akbid UMI berhasil meraih predikat "Baik Sekali" dalam penilaian kinerja LPM oleh Kementerian Pendidikan. Ke depan, kami menargetkan akreditasi A pada tahun 2026 dengan terus memperbaiki kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.